Kamis, 30 Maret 2017
7 Penampakan UFO heboh di Masa lampau
1. Aurora, Texas
Pada tahun 1897, jauh sebelum jatuhnya UFO di Roswell, Amerika Serikat telah menyaksikan peristiwa sebelumnya di Aurora, Texas. Sekitar pukul 06.00 pagi, suatu pesawat menghujam ke kincir angin milik Hakim Proctor dan meledak berkeping-keping.
Ketika membersihkan puing-puing, beberapa warga menemukan tulisan asing yang mirip dengan hieroglif dan juga suatu sosok “pilot Mars” yang tercabik-cabik.
Kota itu memutuskan untuk menguburkan jasad di pemakaman mereka dan masih ada hingga sekarang walaupun ada yang mencuri batu nisannya.
2. Selandia Baru
Selama 1 bulan dalam musin dingin tahun 1909, warga Selandia Baru memberitahukan bahwa telah beberapa hari mereka melihat “pesawat-pesawat angkasa” dengan berbagai ukuran. Laporan-laporan itu datang dari berbagai lokasi berbeda di seluruh negeri.
Kawasan-kawasan terlihatnya pesawat terbang itu menjadi terkenal sehingga warga menatap ke langit malam untuk melihat “pesawat hantu.” Penampakan itu dilaporkan terjadi baik siang maupun malam, tapi tidak ada saksi yang bisa lebih dekat daripada jarak 30 meter.
Pada masa penampakan tidak diketahui adanya pesawat udara di langit Selandia Baru. Menurut Pengakuan para saksi, penampakan itu diduga dimulai dari bagian selatan Selandia Baru dan kemudian bergerak ke utara, lalu menuju Australia.
3. Alexander Agung
Pada 329 SM, di tengah peperangan, Alexander Agung dan pasukannya sedang menyeberang sebuah sungai. Kemudian, di langit, pasukannya melihat sejumlah perisai berwarna perak dengan api di sekelilingnya.
Benda-benda itu kemudian mulai menukik beberapa kali ke arah pasukannya sehingga membuat gajah-gajah dan kuda-kuda gelisah. Alexander dan pasukannya menyerah dan menunda menyeberangi sungai hingga Keesokan Harinya.
4. Edmond Halley
Ahli astronomi Edmond Halley pernah melihat dua pesawat tak dikenal dalam kariernya. Pertama pada Maret tahun 1676, yang olehnya dijelaskan sebagai “benda besar yang diduga lebih besar daripada Bulan.”
Menurut perkiraan pria penemu Komet Halley itu, benda yang dimaksud berada kira-kira 64 kilometer di atas dirinya dan membuat derau “seperti pedati berderik di atas bebatuan.” Setelah mengamati jarak jarak tempuhnya dalam beberapa menit, ia menghitung bahwa benda itu bergerak kurang lebih dari 15.500 kilometer per jam.
5. Basel, Switzerland
Pada 7 Agustus tahun 1566 subuh, warga Basel, Swiss, melihat bola hitam seakan sedang bertempur di angkasa selama beberapa jam lamanya. Samuel Coccius, yang melaporkan kejadian itu dalam harian di Basel, menuliskan, :
“Saat matahari sedang terbit, orang melihat ada banyak bola hitam yang bergerak dengan kecepatan tinggi di udara mengarah ke matahari, lalu membuat tikungan setengah, saling bertubrukan seperti sedang dalam pertempuran dan banyak di antaranya menjadi merah dan membara, lalu lumat dan musnah.”
6. Thutmose III
Papirus Tulli yang berasal dari Mesir Kuno adalah salah satu catatan tertulis pertama tentang penampakan UFO. Papirus itu berisi catatan Firaun Thutmose III yang berkuasa dari 1504 hingga 1450 SM. Penampakan itu disebut-sebut terjadi pada 1480 SM.
Para pencatat menjelaskan adanya lingkaran-lingkaran api dari langit yang menyemburkan bau tidak sedap, tapi tidak memiliki kepala. Panjangnya 1 rod dan lebarnya 1 rod.
Karena bingung, pencatat itu melaporkan kepada firaun. Thutmose pun bertapa terkait dengan kejadian itu dan, beberapa hari kemudian, UFO semakin bertambah.
Firaun dan pasukannya melihat lingkaran-lingkaran api itu membumbung tinggi ke angkasa. Mereka kemudian membakar dupa dan firaun memerintahkan pada pencatat untuk mengenang hari itu sebagai hari yang penting.
7. Kastil Windsor, Inggris
Pada 18 Agustus 1783, sekitar pukul 21.45 malam, empat saksi melihat benda berpendar di cahaya dari teras Kastil Windsor. Pada masa itu, penampakan seperti itu biasanya adalah penjelasan tentang suatu meteor, tapi ternyata ada penjelasan yang menyebutkan benda itu berdiam dan berganti warna.
Di tahun berikutnya, catatan dalam Philosophical Transactions of the Royal Society mencoba menjelaskan apa yang dilihat para saksi, yaitu awan yang bergerak sejajar dengan cakrawala.
Di bawah awan ada benda berpendar yang kemudian membulat, terang bercahaya, dan kemudian berdiam.
“Awalnya berwarna biru pucat, tapi kemudian semakin terang dan bergerak ke timur. Kemudian benda itu berganti arah, bergerak sejajar dengan cakrawala sebelum lenyap di tenggara. Cahayanya amat menyilaukan, menerangi kita semua yang ada di permukaan.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar